Tanya jawab seputar Asesmen Kompetensi Minimum 2021

Tanya jawab seputar Asesmen Kompetensi Minimum
 

Langkah mengerjakan ujian UNBK 2020


  • Hadir dalam ruangan sesuai jadwal yang ditentukan pusat.
  • Siswa login dengan menggunakan Username dan Password
  • UNBK 2016 - EXAMBROWSER
    Siswa login via Exam Browser
  • Periksa data diri, nama, sekolah, jurusan dan soal yang akan dikerjakan
  • Siswa diberi TOKEN oleh petugas Proktor untuk membuka soalnya.
  • Mulai mengerjakan dengan memilih jawaban yang dianggap benar di komputer.

  • Catatan dalam user interface Exam Browser setelah login
    1. Bila jawaban ada yang meragukan bisa diberi tanda,
    2. Ada peringatan saat mau menyelesaikan mengerjakan ujian tapi masih ada soal yang ditandai meragukan.
    3. Bisa mengacak untuk mengerjakan soalnya, ada sidebar untuk menampilkan index nomor soal.
    4. Di bagian atas ada jam untuk melihat sisa waktu.
    5. Soal listening ada player audionya (berbasis web) hanya bisa diputar sekali saja.
    6. Jika soal tidak tampil sempurna, bisa ditekan F5
    7. Jika ada komputer bermasalah, jangan panik, lapor saja ke proktor,
    8. Jika terpaksa pindah komputer, jawabanmu akan tetap tersimpan.
    Soal di download dari server pusat, langsung ke server lokal yang tak akan tertukar karena adanya serial dan ID server. Tidak perlu ada kertas untuk mencetak soal, tidak perlu ada biaya pencetakan, dan tidak perlu pengawalan ekstra dari pihak polisi dan sebagainya, karena saat berada di server lokal pun, soal berupa berkas digital ter-enkripsi.
    Karena sifatnya yang seperti ini, keamanan soal UNBK bisa terjaga, tidak akan ada orang yang menjual kunci jawaban UNBK. Jadi jangan percaya begitu saja kaalu ada yang ‘jualan kunci jawaban Ujian Nasional’. Kemudahan lainnya dalam UNBK ini adalah siswa bisa menandai jawabannya yang meragukan. Sehingga bisa kembali mengerjakan soa tersebut dengan efisien.

    UNBK Efisein, Ujian Perbaikan 2 Kali Setahun

    UNBK sangat efisien, karena dalam distribusi dan pembuatan soalnya tidak diperlukan cost yang sebegitu mahalnya dibanding paper based test. Karena efisien ini, rencananya nanti juga akan diadakan Ujian Nasional Perbaikan (UNP) bagi siswa yang nilai Ujian Nasionalnya masih di bawah standar minimal. Bukan hanya sekali, dala setahun nanti akan dilaksanakan 2 kali ujian perbaikan.
    Biasanya UNP dilaksanakan sesaat sebelum UNBK (sekitar Februari dan juga sekitar September). Informasi tentang pendaftaran bisa dilihat du web UNP Kemdikbud.

    Kekurangan UNBK

    Well, tak ada gading yang tak retak. Paling tidak masih juga ditemukan beberapa kekurangan secara teknis dalam UNBK, saya sebagai teknisi tidak akan membagikannya di sini. Biar didiskusikan dalam forum yang lebih tepat saja nanti.
    Namun dari segi usability, dari pengalaman saat simulasi kemarin, ada sebagian siswa yang tidak kuat berlama – lama memandang monitor komputer. Sejauh ini mungkin hal ini masih belum diperhitungkan oleh sekolah dan juga Puspendik sebagai penyelenggara.

    Soal HOTS Ditambah pada Ujian Nasional Tahun 2020

    SISWA SMK 3 Jalan Solontongan Bandung menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), 27 Maret 2019.* / ADE BAYU INDRA/ PIKIRAN RAKYAT Jumlah soal yang berjenis higher order thinking skills (HOTS) akan ditambah dalam ujian nasional (UN) tahun depan. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan mutu UN yang ditargetkan 100% berbasis komputer pada tahun depan.
    Dari tahun ke tahun, pemerintah selalu meningkatkan aspek kualitas soal. Untuk UNBK tahun depan akan lebih didominasi jenis soal HOTS. Jadi overall kualitasnya kami coba tingkatkan dari tahun ke tahun,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Totok Suprayitno, di kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu, 8 Mei 2019.
    Ia mengatakan, penambahan jumlah soal HOTS mempertimbangkan hasil dari evaluasi tahun ini yang mengalami peningkatan. Menurut dia, nilai hasil UN akan dianalisis untuk mendiagnosa topik-topik yang harus diperbaiki di setiap sekolah untuk setiap mata pelajaran. Hasil analisis tersebut akan didistribusikan ke semua dinas pendidikan untuk ditindaklanjuti dengan program peningkatan mutu pembelajaran.
    Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Bambang Suryadi, menambahkan, selain menambah soal HOTS, pelaksanaan UN mendatang juga akan lebih efektif dan efisien dari sisi waktu, energi, pikiran, dan biaya. Pasalnya, UN akan diselengarakan 100% berbasis komputer.
    Menurut dia, BSNP sudah mengkaji bahwa ada korelasi yang sangat kuat antara integritas pelaksanaan UNBK dan kualitas pembelajaran. Menambah jumlah soal jenis HOTS diharapkan dapat meningkatkan capaian akademik serta integritas siswa dan sekolah. “Integritas ini sejalan dengan capaian akademik,” kata Bambang.

    SEJUMLAH siswa menunggu sistem jaringan membaik saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2019.*/ANTARA
    Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menengah Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, Sri Renani Pantjastuti, mengatakan, hasil analisis UN menjadi salah satu landasan untuk peningkatan kompetensi pembelajaran. Ditjen GTK sudah menyiapkan banyak modul pembelajaran untuk diterapkan tahun depan.
    “Tinggal dipilih saja sesuai dengan yang masih lemah atau kurang untuk dibahas bersama-sama di MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) masing-masing,” ucap Sri.

    Siswa ekonomi lemah lebih memiliki daya juang

    Totok menuturkan, hasil angket UN tahun ini menunjukan sebanyak 19% responden yang memiliki capaian UN tinggi merupakan siswa dari latar belakang keluarga dengan ekonomi lemah. Ia menyebut, siswa tersebut memiliki daya juang tinggi.
    "Anak-anak yang dalam kehidupan sehari-hari serba kekurangan, setelah kita cek, ternyata nilai mereka tinggi. Belajar dalam kondisi kekurangan ternyata bisa berprestasi baik. Ini luar biasa. Anak dengan resilience atau ketahanmalangan," kata Totok.

    Bupati Garut Rudy Gunawan meninjau lokasi rakit yang sering digunakan para siswa menyebrangi Sungai Cimanuk untuk menuju ke sekolahnya, Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi.*/AEP HENDY/KP
    Ia menyatakan, angket diisi oleh 50 peserta di setiap sekolah pelaksana UNBK usai mengerjakan soal. Angket ini bertujuan untuk menggali informasi non-kognitif agar diperoleh analisis menyeluruh mengenai faktor-faktor yang memengaruhi capaian siswa. Pertanyaan di dalam angket terkait indikator sosial-ekonomi seperti pekerjaan dan pendidikan orangtua serta kepemilikan barang.
    Selain itu, digali juga persepsi siswa dalam mengenali bakat dan keunggulan diri, serta cita-cita siswa. "Persoalan ketahanmalangan ini bisa menjadi kriteria karakter anak Indonesia yang perlu ditumbuhkan," ujarnya.<

    Jadwal dan Kisi-kisi Ujian Nasional SMA/SMK Tahun 2019



    Jadwal pelaksanaan UNBK SMK
    1. Bahasa Indonesia: Senin, 25 Maret 2019, terbagi atas 3 sesi (Pk 07.30 – Pk 09.30, Pk 10.30 – Pk12.30 dan Pk 14.00 – Pk 16.00).
    2. Matematika: Selasa, 26 Maret 2019, terbagi atas 3 sesi (Pk 07.30 – Pk 09.30, Pk 10.30 – Pk12.30 dan Pk 14.00 – Pk 16.00).
    3. Bahasa Inggris: Rabu, 27 Maret 2019, terbagi atas 3 sesi (Pk 07.30 – Pk 09.30, Pk 10.30 – Pk12.30 dan Pk 14.00 – Pk 16.00).
    4. Teori Kejuruan: Kamis, 28 Maret 2019, terbagi atas 3 sesi (Pk 07.30 – Pk 09.30, Pk 10.30 – Pk12.30 dan Pk 14.00 – Pk 16.00).
    Berikut jadwal penting terkait pelaksaan UN SMA/SMK
    1. Sinkronisasi UN SMK/MAK: Jumat-Sabtu, 22 dan 23 Maret 2019
    2. UN SMK/MAK: Senin-Kamis, 25-28 Maret 2019
    3. Sinkronisasi UN SMA/MA sederajat: Jumat-Sabtu, 29-30 Maret 2019
    4. UN SMA/MA sederajat: Senin, Selasa, Kamis, Senin, 1, 2, 4, 8 April 2019
    5. Sinkronisasi UN Susulan SMA/MA sederajat dan SMK/MAK: Sabtu-Minggu, 13-14 April 2019
    6. UN Susulan SMA/MA sederajat dan SMK/MAK: Senin-Selasa, 15-16 April 2019
    7. Pemindaian UN: Selasa-Sabtu, 26 Maret-13 April 2019
    8. Pengiriman Hasil Pemindaian UN: Senin, 15 April 2019
    9. Pemindaian UN Susulan: Selasa-Sabtu, 23-27 April 2019
    10. Pengiriman Hasil Pemindaian UN Susulan: Senin, 29 April 2019
    11. Skoring: Selasa–Kamis 16 April–2 Mei 2019
    12. Penyerahan Hasil UN ke Provinsi: Jumat 3 Mei 2019 13. Pengumuman Hasil UN di Sekolah: Senin-Kamis 6-9 Mei 2019
    Berikut adalah Link untuk mendownload kisi-kisi Un dan USBN SMK

    Link :

    Jadwal UN dan USBN 2019, dan Download Kisi-kisi UN dan USBN 2019

    BNSP, penyelenggara ujian nasional telah merilis kisi-kisi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN) untuk 2019.
    Ini Jadwal UN dan USBN 2019, dan Download Kisi-kisi UN dan USBN 2019, di Sini!
    Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) selaku penyelenggara ujian nasional secara resmi telah merilis kisi-kisi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN) untuk tahun 2019.
    Pengumuman mengenai kisi-kisi UN dan USBN 2019 ini disampaikan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) melalui laman resmi Kemendikbud dan juga akun resmi instagram resmi @kemdikbud.ri (4/11/2018).
    Kemendikbud memberikan 2 alternatif metode untuk dapat mengunduh kisi-kisi soal tersebut yakni dengan memindai QR Code yang telah diberikan atau membuka tautan/link yang disediakan.
    Melansir kompas.com, pemindaian kisi-kisi UN dan USBN dapat dilakukan melalui akun instagram Kemendikbud @kemdikbud.ri, sedangkan tautan kisi soal dapat diakses melalui:

    1. Kisi-kisi UN Tahun Pelajaran 2018/2019: https://s.id/kisi-kisiUN2019

    2. Kisi-kisi USBN Tahun Pelajaran 2018/2019: http://s.id/kisi-kisiUSBN2019

     kisi-kisi UN diberikan untuk program/jenjang: Progam Paket B dan C, SMK, SMK Luar Biasa (LB), SMA, SMA LB, dan SMK.
    Sedangkan kisi-kisi USBN terdiri atas: USBN Kurikulum 2006, USBN Kurikulum 2013, USBN Mata Pelajaran Agama, USBN (Pendidikan Khusus-Layanan Khusus) PKLK Kurikulum 13, USBN Pondok Pesantren Salafiyah dan USBN SD (Irisan).
    Jadwal UN SMP dan SMA
    Selain telah merilis kisi-kisi Ujian Nasional ( UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional, Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) selaku penyelenggara ujian nasional secara resmi telah merilis tanggal penting pelaksanaan UN 2019.
    Dalam Pedoman Operasional Standar (POS) Penyelenggaran UN Tahun Pelajaran 2018/2019 yang diterima Kompas.com, Ketua BNSP Bambang Suryadi menginformasikan jadwal penting terkait pelaksanaan UN SMP dan sederajat 2019 sebagai berikut:

    1. Sinkronisasi UN SMP/MTs:  Jumat-Sabtu, 19-20 April 2019
    2. UN SMP/MTs: Senin-Kamis, 22-25 April 2019
    3. UN SMP/MTs Khusus di Provinsi Papua, Papua Barat, dan NTT: Selasa-Jumat, 23-26 April 2019
    4. Sinkronisasi UN Susulan SMP/MTs: Sabtu-Minggu, 27-28 April 2019
    5. UN Susulan SMP/MTs: Senin-Selasa, 29-30 April 2019
    6. Pemindaian UN dan UN Susulan: Selasa-Senin, 23 April-6 Mei 2019
    7. Pengiriman Hasil Pemindaian: Selasa, 7 Mei 2019
    8. Skoring: Rabu-Jumat, 8-24 Mei 2019
    9. Penyerahan Hasil UN ke Provinsi: Sabtu, 25 Mei 2019
    10. Pengumuman Hasil UN di Sekolah: Senin-Selasa, 27-28 Mei 2019
    Pelaksanaan UN SMA dan sederajat 2019 sebagai berikut:
    1. Sinkronisasi UN SMK/MAK:  Jumat-Sabtu, 22 dan 23 Maret 2019
    2. UN SMK/MAK:  Senin-Kamis, 25-28 Maret 2019
    3. Sinkronisasi UN SMA/MA sederajat: Jumat-Sabtu, 29-30 Maret 2019
    4. UN SMA/MA sederajat: Senin, Selasa, Kamis, Senin, 1, 2, 4, 8 April 2019
    5. Sinkronisasi UN Susulan SMA/MA sederajat dan SMK/MAK: Sabtu-Minggu, 13-14 April 2019
    6. UN Susulan SMA/MA sederajat dan SMK/MAK: Senin-Selasa, 15-16 April 2019
    7. Pemindaian UN: Selasa-Sabtu, 26 Maret-13 April 2019
    8. Pengiriman Hasil Pemindaian UN: Senin, 15 April 2019
    9. Pemindaian UN Susulan: Selasa-Sabtu, 23-27 April 2019
    10. Pengiriman Hasil Pemindaian UN Susulan: Senin, 29 April 2019
    11. Skoring: Selasa–Kamis 16 April–2 Mei 2019
    12. Penyerahan Hasil UN ke Provinsi: Jumat 3 Mei 2019
    13. Pengumuman Hasil UN di Sekolah: Senin-Kamis 6-9 Mei 2019

    BSNP merupakan lembaga ditunjuk sebagai pelenggara UN dengan tanggungjawab:

    1. Menelaah dan menetapkan kisi-kisi UN
    2. Menyusun dan menetapkan Pedoman Operasional Standar UN;
    3. Menetapkan naskah soal UN;
    4. Melakukan koordinasi persiapan dan pengawasan pelaksanaan UN secara nasional
    5. Melakukan pemantauan, evaluasi, dan menyusun rekomendasi perbaikan pelaksanaan UN kepada Menteri.